YayBlogger.com
BLOGGER TEMPLATES

Saturday, May 26, 2012

IDIOMS

Here's some idioms that you can use.
*i'm trying to update it if I find new idioms.

source:

"to be the apple of someone’s eye (someone’s favorite & special person)"
>>> The new baby was the apple of her mother’s eye.

"Skating on thin ice (doing something that could cause trouble)"
>>> Tom was skating on thin ice when he secretly took his mom's money.

"big picture (overall situation/project as a whole,not the details):
>>> The manager gave us the big picture of the task in the meeting.

"eager beaver (one who works very hard & is eager to get things done)"
>>> Sally is a real eager beaver, always volunteering to stay late.

"dribs and drabs (small amount or numbers)"
>>> Instead of the crowd that was expected, people arrived in dribs and drabs.

"ignorance is bliss (What you don't know can't hurt you)"
>>> Thankfully,Edward did not know about his father’s secret, ignorance is bliss

"on the blink (not operating well/properly)"
>>> The computers in the accounting department are always on the blink.

"to move mountains (do the impossible)"
>>> When you believe in what you are fighting for, you can move mountains.

"over the hill (too old to do something)"
>>> I might be 60, but I am not over the hill yet!

"A goody-goody (someone who tries hard to please people,esp. teachers & parents)"
>>> Rudy always hands in his homework early, he's a goody-goody

"dog-eat-dog (Ruthlessly acquisitive or competitive)"
>>> It's a dog-eat-dog world in the movie business.

Don't forget to leave your comment, learnfreaks! :)
Follow  Wall Street Institute Jakarta

Tuesday, May 22, 2012

Adjective vs Adverb

Kadang bingung yah kapan kita pake "Beautiful" (adjective), kapan pake "Beautifully"(adverb) . Nih gw kasih tau, berdasarkan beberapa sumber, perbedaan antara Adjective & Adverb:






Adjective: A word that describes, identifies or qualifies a noun or pronoun. An adjective usually, but not all the time, comes before the noun or the pronoun which it modifies.
For example:
1. The cute cat was sleeping.
2. The cat was cute.
The word "cute" is describing and modifies the noun cat.

Kata sifat: Sebuah kata yang menjelaskan, mengidentifikasi atau memenuhi syarat sebuah kata benda atau kata ganti. Sebuah kata sifat biasanya, namun tidak setiap saat, ditulis / berada sebelum kata benda atau kata ganti yang memodifikasi.

Sebagai contoh:
1. Kucing lucu sedang tidur. 

2. Kucing itu lucu.
Kata "lucu" menggambarkan dan memodifikasi kucing sebagai kata benda.


Adverb: An adjective describes or modifies a verb. Unlike an adjective, an adverb can be found in various places within the sentence. Adverbs are most likely to end in "ly". An adverb indicates manner, time, place, cause, or degree and answers questions such as "how," "when," "where," "how much".
For example:
The dog quickly ran to his owner.
The word "quickly" describes and modifies the verb ran. It also answers the question "how". How did the dog run? It ran "quickly".
Kata keteranganTidak seperti kata sifat, kata keterangan dapat ditemukan di berbagai tempat dalam kalimat. Kata keterangan yang paling mungkin berakhir dengan "-ly". Kata keterangan menunjukkan cara, waktu, tempat, penyebab, atau derajat dan menjawab pertanyaan seperti "bagaimana", "ketika", "mana", "berapa banyak".
 
Sebagai contoh:
Anjing itu dengan cepat berlari ke pemiliknya.
Kata "cepat" menggambarkan dan memodifikasi kata kerja berlari. Ini juga menjawab pertanyaan "bagaimana". Bagaimana anjing itu lari? Itu berlari "dengan cepat".




So basically, Adjectives are used to describe nouns, while Adverbs are used to describe verbs.

More examples:

An adjective is a word that describes a noun.
The plum was purple.
The girl is pretty.
The duckling is fuzzy.
That is a sweet little dog.

An adverb is a word that describes a verb.
He ran quickly.
He chewed slowly.
She dove deeply.
The mouse nervously scurried.

Nah, biar tambah ngerti lagi apa itu Adjective dan Adverb, kamu juga bisa liat slide show lucu di sini:

Semoga bermanfaat!

Wednesday, May 16, 2012

Susunan anggota PPKI


Pada awalnya PPKI beranggotakan 21 orang (12 orang dari Jawa, 3 orang dari Sumatra, 2 orang dariSulawesi, 1 orang dari Kalimantan, 1 orang dari Nusa Tenggara, 1 orang dari Maluku, 1 orang dari golongan Tionghoa). Susunan awal anggota PPKI adalah sebagai berikut[2] [3]:
  1. Ir. Soekarno (Ketua)
  2. Drs. Moh. Hatta (Wakil Ketua)
  3. Prof. Mr. Dr. Soepomo (Anggota)
  4. KRT Radjiman Wedyodiningrat (Anggota)
  5. R. P. Soeroso (Anggota)
  6. Soetardjo Kartohadikoesoemo (Anggota)
  7. Kiai Abdoel Wachid Hasjim (Anggota)
  8. Ki Bagus Hadikusumo (Anggota)
  9. Otto Iskandardinata (Anggota)
  10. Abdoel Kadir (Anggota)
  11. Pangeran Soerjohamidjojo (Anggota)
  12. Pangeran Poerbojo (Anggota)
  13. Dr. Mohammad Amir (Anggota)
  14. Mr. Abdul Maghfar (Anggota)
  15. Mr. Teuku Mohammad Hasan (Anggota)
  16. Dr. GSSJ Ratulangi (Anggota)[4]
  17. Andi Pangerang (Anggota)
  18. A.H. Hamidan (Anggota)
  19. I Goesti Ketoet Poedja (Anggota)
  20. Mr. Johannes Latuharhary (Anggota)
  21. Drs. Yap Tjwan Bing (Anggota)
Selanjutnya tanpa sepengetahuan Jepang, keanggotaan bertambah 6 yaitu[5] :
  1. Achmad Soebardjo (Penasehat)
  2. Sajoeti Melik (Anggota)
  3. Ki Hadjar Dewantara (Anggota)
  4. R.A.A. Wiranatakoesoema (Anggota)
  5. Kasman Singodimedjo (Anggota)
  6. Iwa Koesoemasoemantri (Anggota)
PPKI di bentuk pada 7 agustus 1945

36 butir Pancasila

Butir-butir pengamalan Pancasila

Ketetapan MPR no. II/MPR/1978 tentang Ekaprasetia Pancakarsa menjabarkan kelima asas dalam Pancasila menjadi 36 butir pengamalan sebagai pedoman praktis bagi pelaksanaan Pancasila.
36 BUTIR-BUTIR PANCASILA/EKA PRASETIA PANCA KARSA
A. SILA KETUHANAN YANG MAHA ESA
  1. Percaya dan Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
  2. Hormat menghormati dan bekerjasama antar pemeluk agama dan penganut-penganut kepercayaan yang berbeda-beda sehingga terbina kerukunan hidup.
  3. Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya.
  4. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan kepada orang lain.
B. SILA KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB
  1. Mengakui persamaan derajat persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia.
  2. Saling mencintai sesama manusia.
  3. Mengembangkan sikap tenggang rasa.
  4. Tidak semena-mena terhadap orang lain.
  5. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
  6. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
  7. Berani membela kebenaran dan keadilan.
  8. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia, karena itu dikembangkan sikap hormat-menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.
C. SILA PERSATUAN INDONESIA
  1. Menempatkan kesatuan, persatuan, kepentingan, dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.
  2. Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara.
  3. Cinta Tanah Air dan Bangsa.
  4. Bangga sebagai Bangsa Indonesia dan ber-Tanah Air Indonesia.
  5. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.
D. SILA KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN / PERWAKILAN
  1. Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat.
  2. Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
  3. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
  4. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi semangat kekeluargaan.
  5. Dengan itikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil musyawarah.
  6. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
  7. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggung jawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai kebenaran dan keadilan.
E. SILA KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA
  1. Mengembangkan perbuatan-perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan gotong-royong.
  2. Bersikap adil.
  3. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
  4. Menghormati hak-hak orang lain.
  5. Suka memberi pertolongan kepada orang lain.
  6. Menjauhi sikap pemerasan terhadap orang lain.
  7. Tidak bersifat boros.
  8. Tidak bergaya hidup mewah.
  9. Tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan umum.
  10. Suka bekerja keras.
  11. Menghargai hasil karya orang lain.
  12. Bersama-sama berusaha mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.




Sunday, May 13, 2012

Lomba Penulisan Artikel Guraru: "Pemanfaatan Teknologi untuk Ruang Kelas yang Kreatif”

Yup, itu lomba yang ditujukan bagi para guru di Indonesia dengan topik yang bisa dipilih:

1. Pemanfaatan Teknologi untuk Pendidikan

2. Menciptakan Suasana yang Kondusif dan Menyenangkan Dalam Proses Belajar Mengajar

3. Penggunaan Alat Peraga dalam Proses Belajar Mengajar

Nah, klo kamu tertarik, silakan kunjungi website ini: > Writing Competition

jangan lupa follow twitternya juga yah di @guraruID
Semoga menginspirasi! :)



NIat dan fokus

Hmm... sebenernya saya masih berpikir, mau ke arah mana blog ini nanti isinya.
Namun, saya harus tentukan, NIAT, dan FOKUS.
Yup, ini posting pertama dari blog ini, dan saya akan beritahu apa saja yang akan saya posting di sini.
Saya akan posting beberapa pelajaran (apapun itu) yang saya dapat dan yakin berguna bagi para pembaca semua. Karena saya percaya bahwa BERBAGI akan memberikan REZEKI : heheeeeee.....

Simak yah posting2 dari saya! :)